Ayo Menyimak
Lingkungan memengaruhi mata pencaharian penduduk di suatu daerah. Mata pencaharian penduduk di suatu daerah berbeda dengan daerah lain. Mata pencaharian penduduk di daerah pesisir pantai berbeda dengan penduduk di daerah dataran rendah maupun di dataran tinggi.

Simak penjelasan berikut.
Perbedaan petani di daerah dataran rendah dan petani di daerah dataran tinggi terletak pada tanaman yang mereka tanam. Petani di daerah dataran rendah menanam padi dan palawija. Sedangkan petani di daerah dataran tinggi menanam sayuran seperti kol, wortel, bawang, dan kubis.
Selain itu, penduduk yang tinggal di desa juga memiliki mata pencaharian yang berbeda dengan penduduk di kota. Penduduk di desa lebih banyak bermata pencaharian sebagai petani, peternak, perajin, pedagang, buruh tani dan perkebunan. Sedangkan penduduk di kota bermata pencaharian sebagai pekerja jasa (pegawai bank, konsultan, pengacara, sopir), karyawan, pedagang, dan buruh pabrik.
Pekerja jasa adalah orang-orang yang memberikan pelayanan sesuai keahlian yang dimiliki. Contoh lain dari pekerja jasa yaitu, dokter, guru, penjahit, konsultan, dan pengacara.
Penduduk di suatu daerah cenderung memanfaatkan kekayaan alam di daerah tempat tinggalnya untuk memenuhi kebutuhannya. Kekayaan alam suatu daerah dengan daerah lain berbeda, menyebabkan keragaman jenis mata pencaharian penduduknya. Selain itu, keadaan lingkungan suatu daerah juga memengaruhi jenis pekerjaan penduduknya.
Masyarakat di desa bekerja sebagai petani karena banyak lahan pertanian yang tersedia. Sedang penduduk di kota lebih banyak bekerja sebagai pekerja jasa karena di kota merupakan pusat pemerintahan dan perdagangan.

Simak penjelasan berikut.
- Penduduk di daerah pantai bermata pencaharian sebagai nelayan, petani tambak, pedagang, petani garam, dan perajin.
- Penduduk di daerah dataran rendah bermata pencaharian sebagai buruh, petani, pedagang, dan peternak.
- Penduduk di daerah dataran tinggi bermata pencaharian sebagai petani, peternak, pedagang, dan pekerja perkebunan, misalnya teh, kopi, dan cengkeh.
Perbedaan petani di daerah dataran rendah dan petani di daerah dataran tinggi terletak pada tanaman yang mereka tanam. Petani di daerah dataran rendah menanam padi dan palawija. Sedangkan petani di daerah dataran tinggi menanam sayuran seperti kol, wortel, bawang, dan kubis.
Selain itu, penduduk yang tinggal di desa juga memiliki mata pencaharian yang berbeda dengan penduduk di kota. Penduduk di desa lebih banyak bermata pencaharian sebagai petani, peternak, perajin, pedagang, buruh tani dan perkebunan. Sedangkan penduduk di kota bermata pencaharian sebagai pekerja jasa (pegawai bank, konsultan, pengacara, sopir), karyawan, pedagang, dan buruh pabrik.
Pekerja jasa adalah orang-orang yang memberikan pelayanan sesuai keahlian yang dimiliki. Contoh lain dari pekerja jasa yaitu, dokter, guru, penjahit, konsultan, dan pengacara.
Penduduk di suatu daerah cenderung memanfaatkan kekayaan alam di daerah tempat tinggalnya untuk memenuhi kebutuhannya. Kekayaan alam suatu daerah dengan daerah lain berbeda, menyebabkan keragaman jenis mata pencaharian penduduknya. Selain itu, keadaan lingkungan suatu daerah juga memengaruhi jenis pekerjaan penduduknya.
Masyarakat di desa bekerja sebagai petani karena banyak lahan pertanian yang tersedia. Sedang penduduk di kota lebih banyak bekerja sebagai pekerja jasa karena di kota merupakan pusat pemerintahan dan perdagangan.
Ayo Berlatih
Ayo Menyimpulkan
Keadaan lingkungan memengaruhi mata pencaharian penduduknya. Mata pencaharian terdiri dari pekerja barang dan pekerja jasa.
Ayo Periksa
Ayo periksa nama-nama yang telah mengerjakan. Namamu akan muncul 1 (satu) menit setelah kamu mengerjakan latihan.